Sayyidina Umar menangis menyaksikan tubuh yang berbaring miring itu. Lelaki tinggi besar itu tertunduk miris menyaksikan punggung Sang Kekasih Allah tergurat bilur bekas tertekan pelepah kurma yang jadi alas peraduannya.
Replika Rumah Nabi yang dipamerkan di Museum Assalamualaika Ayyuhan Nabi di Makkah
Sosok agung itu terjaga, tersenyum, dan berkata, "Mengapa engkau menangis ya Ukhayya?"
"
{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }
Posting Komentar